Kamis, 21 November 2013

sepiku kangen

Membayangkan wajahmu adalah siksa.
Kesepian adalah ketakutan dalam kelumpuhan.
Engkau telah menjadi racun bagi darahku.
Apabila aku dalam kangen dan sepi
itulah berarti
aku tungku tanpa api.



 
















Delia : "sid, malam ini kan kita janji buat ambil keputusan, kamu dah tau jawabannya belum?"
Rosid: "Kamu?"
Delia : "Jujur ampe sekarang juga aku belum tau sid.."
Rosid: "kita memang tidak pernah punya jawaban pasti, karena setiap orang berbeda pendapat… dan juga keyakinan"
Delia : "Jadi....."
Rosid: "jd ya.., kita harus berani ambil keputusan walaupun kita gak punya jawaban yang pasti, atau kita akhiri, dua-duanya memang ga ada yang jelas buat kita"
Delia : "Sebenarnya kita masih bisa terus sama-sama ya....., tapi pasti banyak yang terluka, buat apa kita bahagia kalo banyak yang nangis, kamu ingat ga kamu pernah bilang, jodoh itu tuhan yang atur tapi kita ga akan tau sampai kita hidup dgn seseorang itu"
Rosid: "kita lihat aja nanti"
Delia : "hhahha.., sekarang aku setuju sid, dengan kalimat, 'kita liat aja nanti'.......tapi sid, kita bakal ketemu lagi kan? …...... mungkin nanti di surga.
Rosid&Delia : "Kita liat aja nanti...."
Lalu mereka berdua menari Samin bersama diatas panggung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar